Mum & Baby

Pentingnya Boneka Kesayangan Anak

My little J punya boneka monyet yang selalu dibawa kemana-mana. Tidur dikelonin, pergipun diajak. Nggak pernah lupa pokoknya.

Boneka monyet ini bukan suatu kesengajaan, kami memang merencanakannya. Seperti banyak orang tua lainnya yang tinggal di Inggris, mereka memberikan suatu benda untuk menjadi “teman” anak mereka. Sebutannya comfort object atau transitional object. Rupanya bisa boneka, selimut atau yang lainnya. Hal ini disarankan juga oleh Children’s Centre dan banyak media parenting. Tujuannya untuk memberi rasa aman, nyaman dan percaya diri saat terpisah dari orang tua. Misalnya saat tidur sendiri di cot (baby box), lalu si anak harus pindah ke kamar sendiri di usia 6 bulan, lalu saat masuk ke nursery, saat anak harus duduk lama di car seat atau stroller. Jadi nggak jarang kami melihat anak kecil, laki-laki atau perempuan membawa boneka saat jalan-jalan. Hal yang wajar disini. Kadang sampe bonekanya dah jelek plus bau kali ya.

Waktu yang tepat untuk mengenalkan boneka kesayangan adalah sebelum masa separation anxiety dimulai, yaitu sekitar anak berusia 8-9 bulan. Perkenalan pada boneka juga tidak bisa dalam waktu singkat. Contohnya yang saya pernah lakukan adalah membawa boneka tersebut kemanapun anak pergi dan selalu meletakkan di dekatnya. Bermain dengan boneka tersebut. Kalau perlu transferkan bau badan orang tua pada boneka tersebut, dengan cara bungkus boneka dengan baju yang telah terpakai atau masukkan boneka di dalam baju ibu selama tidur malam.

Saya juga memastikan boneka tersebut aman untuk digunakan sesuai dengan usia anak. Biasanya di label boneka tertulis “suitable from birth”. Utamanya boneka tidak membuat anak tidak bisa bernafas, tidak memakai mata kancing yang bisa terlepas dan tertelan, dan bulunya tidak rontok.

Pengalaman mengenalkan boneka ke anak pertama saya berjalan dengan lancar, dia langsung mau dengan boneka pilihan saya di usia 3 bulan. Dia memegang tangan boneka monyet dan menggosok-gosokan di mata dan hidungnya sebelum tidur. Tapi anak kedua, tidak langsung mau dengan boneka pilihan saya. Ada 4 macam boneka yang saya sudah saya berikan, tapi dia lebih memilih kain muslin khusus dengan pinggiran kain satin, disini namanya security blanket. Dia lebih prefer kain yang lembut dan tipis, tidak jarang saya menemukan dia menutup semua wajahnya dengan kain muslin tersebut hingga tertidur.

Hmm kalau dipikir-pikir lucu juga ya. Anak kecil aja sudah bisa memilih benda kesayangannya.

Hal penting lainnya yang saya pertimbangkan sebelum memilihkan beda kesayangan. Apakah benda kesayangan tersebut bisa dicuci? Dan benda kesayangan ini masih bisa dibeli di masa depan? Siapa tahu aja hilang atau harus diganti. Punya cadangan penting banget loh. Nggak ada yang mau ndenger tangisan gara-gara bonekanya ketinggalan di mall kan?

Daritadi nyeritain yang baik-baik terus, tapi nggak jarang juga aku memikirkan masa depan. Gimana kalau ketergantungan sampai besar nanti ya, bawa boneka monyet kemana-mana. Karena ini benar terjadi loh, ada teman yang belum bisa lepas dari boneka kesayangannya, satu lagi dari bantal kucelnya. Rencanaku sih akan mengajak si J untuk juga memperhatikan boneka-bonekanya dia yang lain. Atau juga aku akan mengajaknya memilih boneka baru yang menarik. Masih rencana sih, tapi semoga berjalan lancar ya.

Saya bersyukur sudah mengenalkan boneka ini ke J, saat saya tidak bisa memeluk atau menenangkannya ada boneka kesayangan yang bisa jadi gantinya. Begitu pula saat tidur hingga saat dia harus mengikuti kegiatan baru. Obat tenang lah pokoknya.

Sekian.

Lia.

Advertisements

2 thoughts on “Pentingnya Boneka Kesayangan Anak

  1. saya dari kecil, punya boneka monyet. kalau dikira-kira, mungkin usianya hampir seusia saya. masih saya simpa hingga saat ini. dan sekarang, boneka tersebut jadi boneka kesayangan anak saya juga. kalau tidur, suka peluk boneka monyet tsb 🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s